Menu

Prefektur Aichi

Description

Description

Prefektur Aichi berada di Nagoya, kota terbesar ke-4 di Jepang. Prefektur ini merupakan pusat Metropolitan Chukyo atau dikenal sebagai pusat industri otomotif dan penerbangan di Jepang. Awalnya Prefektur ini bernama Prefektur Nagoya namun pada April 1872 diubah namanya menjadi Prefektur Aichi. Hasil industri Aichi merupakan yang tertinggi di Jepang.

Prefektur Aichi selain sebagai pusat industri juga termasuk sebagai tempat lahir para pahlawan. Selain itu, banyak juga pemain olahraga kelas Internasional yang berasal dari Prefektur Aichi seperti Grampus 8 tim sepak bola, Chuinichi dari tim baseball nasional, dan masih banyak lagi. Prefektur Aichi mempunyai banyak kekayaan nasional termasuk aset dan warisan budaya dengan perjalanan sejarah yang panjang dan nilai kebudayaan yang tidak dapat ditemukan di prefektur lain.

Selain sejarahnya, Prefektur Aichi ini memiliki banyak pantai yang indah, misalnya Pantai Himakajima, Pantai Shinojima, Pantai Akabane, dan Pantai Utsumi. Terdapat pula museum arsitektur terbuka umum bernama Meiji Mura di Inuyama yang masih mempertahankan bangunan bersejarahnya dari periode Meiji, serta Museum Toyota Automobile.

Perlu kita ketahui, Aichi memiliki tingkat kecelakaan yang tinggi, dan ada banyak kasus orang asing sebagai korban maupun pelanggar. Maka dari itu sebelum kita kesana alangkah baiknya diperhatikan terlebih dahulu peraturan yang terdapat di Aichi. Anda harus mengikuti aturan lalu lintas dasar untuk menghindari kecelakaan. Berikut ini beberapa peraturan dasar yang harus dipahami, yaitu :

Untuk yang berjalan kaki :
1. Pejalan kaki harus berjalan di sisi kanan jalan (jika tidak ada trotoar) dan mobil disisi kiri.
2. Harus mematuhi semua sinyal lalu lintas dan rambu jalan baik saat berjalan kaki maupun berkendara.
3. Mengikuti instruksi yang diberikan oleh petugas polisi.
4. Pejalan kaki saat menyebrang gunakan penyebrangan di atas (jembatan penyebrangan) atau dibawah tanah (Lorong penyebrangan) tetapi jika tidak ada menyeberanglah di zebra cross dengan melihat kedua arah terlebih dahulu.
5. Jangan bermain di jalanan dan jangan berlari.
6. Ketika pergi keluar saat malam hari pergunakanlah pakaian yang berwarna cerah.

Untuk yang menggunakan sepeda harus memperhatikan hal ini :
1. Anda dapat mengendarai sepeda di trotoar ketika tanda di jalan menunjukkan bahwa trotoar untuk pengguna pejalan kaki dan sepeda, tetapi harus mengendarai lebih lambat saat di trotoar.
2. Anda dapat mengendarai sepeda di trotoar ketika sepeda sedang dikendarai bayi, anak-anak, lansia 70 tahun keatas, atau dengan kondisi cacat fisik dan untuk anak-anak atau bayi harus mengenakan helm sepeda.
3. Anda dapat mengendarai sepeda di trotoar ketika kondisi jalan sepeda dipenuhi oleh kendaraan yang parkir secara ilegal.
4. Mengendarai sepeda dengan pengaruh alkohol dilarang berkendara ganda(berboncengan), serta dilarang berkendara paralel atau berdampingan.
5. Harus mematuhi lampu lalu lintas serta berhenti di persimpangan untuk memastikan jalan aman.
6. Nyalakan lampu depan sepeda saat berkendara di malam hari
7. Dilarang menggunakan payung saat bersepeda dan berbicara di ponsel.

Untuk yang mengendarai menggunakan mobil/ sekuter(motor) harus memperhatikan peraturan sebagai berikut :
1. Tidak memiliki surat izin mengemudi dan dibawah pengaruh alkohol sangat dilarang untuk mengemudi.
2. Pastikan bahwa semua penumpang menggunakan sabuk pengaman, dan saat mengendarai skuter memakai helm.
3. Tidak melebihi batas kecepatan maksimumyang berada di rambu jalan.
4. Perhatikan selalu pejalan kaki dan pesepeda yang ingin menyebrang dan berbeloklah dengan hati-hati.
5. Nyalakan lampu depan ketika malam hari atau keadaan gelap dan jangan menggunakan ponsel saat mengemudi.

Diatas adalah beberapa peraturan yang harus anda ketahui, jika terjadi kecelakaan tetaplah tenang dan bisa hubungi pemadam kebakaran ( tekan 119), Polisi (tekan 110) nomor yang bisa dihubungi tersebut bersifat gratis. Kemudian beritahu operator tentang cedera itu dengan jelas, dan beri tahu lokasi dan nama anda kepada operator, dengan cara :

Kega o shimashita. (Seseorang telah terluka.)
Basho wa (katakanlah lokasi Anda) desu. (Lokasiku .)
Watashi wa (sebutkan nama Anda) desu. (Nama saya .)

Sebenarnya hal tersebut tidak hanya dilakukan di Aichi saja namun diseluruh kota di Jepang.

Contact

Contact
  • Address
    Chubu, Nagoya, Prefektur Aichi
  • Category
    Kota
  • Location
    Aichi, Nagoya
  • Tags
    aichi, jepang, otomotif

Informasi Tambahan

Informasi Tambahan
  • Prefektur
    Aichi
  • Nama Kota
    Chubu

Location

Prefektur Aichi
Get directions

Contact

Prefektur Aichi
  • By Febriana Ay Permatasari
  • Email: febrianaayupermatasari@gmail.com

Nama (*)

Username (*)

Alamat Pengiriman Gift(*)

Telepon (*)

E-mail (*)

Events

Prefektur Aichi
No Events Found

Ratings

Prefektur Aichi

Berikan Rating

0

0 Total
Deskripsi
Artikel
0.0%