Menu

Things To Do

Sebelum kamu berangkat ke Jepang, ada beberapa hal yang harus kamu siapkan. Selain budget dan kesehatan yang prima, berikut ini adalah persiapan dokumen penting yang harus dilakukan kira-kira 1 atau 2 bulan sebelum kamu berangkat. Harap diingat, pengurusan dokumen di bawah ini sebaiknya dilakukan secara berurutan ya.

1. PASPOR

Lamanya proses pembuatan: sekitar 5 – 8 hari kerja

Masa berlaku: 5 tahun

Sebelum kamu berangkat ke Jepang, atau ke negara lainnya, pastikan kamu punya paspor, itu dulu yang paling penting. Baik itu paspor biasa maupun e-paspor. Apa bedanya ya dari kedua paspor ini? Perbedaannya adalah e-paspor telah memiliki chip di sampul depan paspor yang berwarna hijau. Dengan e-paspor ini, kamu bisa bebas visa selama 15 hari kunjungan wisata ke Jepang.

Klik link ini untuk informasi selengkapnya.

Proses pembuatan paspor memakan waktu kurang lebih 5 – 8 hari kerja. Tergantung kamu mau memilih cara datang langsung atau cara online.

2. TIKET PESAWAT

Untuk membeli tiket pesawat, sebaiknya kamu sudah memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan ke depan. Proses pembelian tiket tentu saja tidak membutuhkan proses yang lama. Yang lama adalah proses pencarian tiketnya. Apalagi jika kamu cari promo tiket murah, bisa-bisa tiket semacam ini harus kamu beli satu tahun sebelum tanggal keberangkatan.

3. ITINERARY

Saatnya menyusun rencana perjalananmu. Dengan menyesuaikan lamanya stay kamu di Jepang, susunlah rencana perjalanan yang masuk akal dan tidak terlalu banyak berpindah lokasi. Untuk lebih detail mengenai itinerary, silakan klik link ini ya.

4. HOTEL BOOKING
Setelah itinerary beres, proses booking hotel inilah yang harus kamu lakukan. Tentu saja harus disesuaikan dengan itinerary ya. Semakin banyak kota yang dituju, tentu akan semakin banyak hotel yang harus dipesan. So, pertimbangkan ini dengan baik.

Nah, setelah kamu punya paspor, punya tiket pesawat, dan sudah punya bukti booking hotel, barulah kamu bisa urus visa. Tetap semangat yaaa…

5. VISA
Lamanya proses pembuatan: 4 hari kerja (paspor biasa), 2 hari kerja (e-paspor)
Masa berlaku: 3 bulan sejak tanggal dikeluarkan, durasi maksimal untuk 1 kali kunjungan = 15 hari (single entry) atau 30 hari (multiple entry).

Bagi kamu yang memiliki e-paspor, kamu tidak perlu visa untuk masuk ke Jepang.
Tapi…

Kamu tetap harus ke kedutaan Jepang sebelum berangkat ya. Paspor kamu harus didaftarkan dulu supaya nama kamu sudah terdaftar saat tiba di imigrasi bandara di Jepang.

Kalau kamu tidak melakukan registrasi sebelumnya, kamu akan ditolak masuk ke Jepang, lho. Nggak mau kaaan…?

Kamu hanya perlu mengisi form yang bisa di-download di website Kedutaan Jepang, lalu datang ke kedutaan dengan membawa e-paspor. Keesokan harinya, kamu akan menerima stiker “bebas visa” yang berlaku selama 3 tahun atau sampai masa berlaku e-paspor kamu habis (mana yang lebih pendek).
Durasi maksimal kamu berada di Jepang untuk 1 kali kunjungan adalah 15 hari. Dan cukup 1 kali registrasi hingga masa berlaku stiker habis.

Nah, bagi kamu pemilik paspor biasa, kamu harus melewati tahapan pembuatan visa dengan sabar dan semangat. Karena akan ada beberapa tahapan maupun persyaratan untuk mendapat visa ke Jepang ini.
Kamu harus sudah punya paspor, bukti pemesanan tiket pesawat PP, dan bukti pemesanan tempat menginap di Jepang ya sebelum kamu bisa mengurus visa.

Untuk detail cara pengajuan visa ke Jepang, silakan klik link ini ya.