Menu

Tata Krama Makan

Variasi makanan di Jepang tentunya menggugah seleramu. Kamu akan dibuat ‘penasaran’ dengan cita rasanya sehingga kamu tidak sabar untuk mencicipinya saat ada disana. Akan tetapi, sebelum kamu menuntaskan hasratmu, ada baiknya kamu mempelajari tata krama saat makan. Sebelumnya, tentu saja kamu telah membaca dan memahami tata krama dan sopan santun di ruang publik Jepang. Nah, selanjutnya kamu perlu membaca tata krama yang telah disajikan ini.

Tata krama saat makan, baik di Jepang maupun di negara lain rata-rata memiliki kesamaan.

  • Tidak boleh makan sambil bersuara
  • Tidak boleh berbicara saat mulut penuh makanan
  • Mengambil makanan secukupnya di tempat makan prasmanan (tidak menyisakan makanan)
  • Alat makan tidak boleh mengeluarkan suara berisik

Nah, seperti yang kita ketahui, praktek makan di Jepang hampir sepenuhnya memakai sumpit. Dengan demikian, ada banyak tata krama  menggunakan sumpit yang perlu diperhatikan.

Sebaliknya, hal yang mungkin mengejutkan bagi orang Indonesia dan orang asing lainnya adalah cara orang Jepang makan mie.

Di Eropa, makan pasta dengan bersuara atau menyedotnya ke dalam mulut jelas dilarang. Di Jepang, cara makan seperti itu dianggapp normal. Makan mie dengan menyedotnya hingga mengeluarkan suara ‘slurp’ menunjukkan kamu sangat menikmati hidangan tersebut. Tata krama ini mungkin aneh karena membuat orang-orang di sekitar merasa tidak nyaman. Akan tetapi, makan mie tanpa mengeluarkan suara ‘slup’ bukan termasuk pelanggaran tata krama.