Menu

Sebaiknya dibawa saat ke Jepang

Bagi kamu yang akan pergi ke Jepang untuk pertama kalinya, tentu kamu sudah mencari berbagai informasi tentang Jepang pada laman sebelumnya. Setelah kamu mengetahui apa saja yang harus kamu lakukan,  sebaiknya kamu sudah membuat list rencana wisata dan mempersiapkan segala sesuatu yang harus dibawa. Wisatawan Indonesia harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan terperinci, terutama jika kamu belum merencanakan bulan atau waktu keberangkatan. Berikut ini segala sesuatu yang tidak boleh terlewatkan untuk dibawa ke Jepang.

  1. Obat pribadi
    Obat yang sebaiknya dibawa adalah yang sesuai dengan resep dokter, terutama bagi kamu yang memiliki penyakit seperti alergi, asma, dan hipertensi. Selain obat-obatan tersebut, kamu juga perlu membawa obat non generik seperti minyak kayu putih, tolak angin, balsem, obat maag, koyo, obat diare, obat iritasi, obat batuk, dan obat sakit kepala. Perlengkapan untuk luka pun dibutuhkan, sehingga betadin, kapas, dan plester tidak boleh terlupakan. Apabila kamu membawa obat-obatan lengkap, kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk obat selama di Jepang.
    obat
  2. Sling bag atau tas kecil
    Kamu harus membawa sling bag untuk menyimpan dompet, paspor, atau dokumen penting lain ketika pergi ke Jepang atau ke negara lainnya. Hal ini akan memudahkanmu karena kamu tidak repot mengeluarkan paspor atau dokumen lain dari ranselmu. Selain itu, kamu tidak perlu khawatir paspor dan dokumen tertinggal atau terlupakan. Sling bagmu akan senantiasa menemani.
    sling bag
  3. Alat Tulis
    Satu set alat tulis penting untuk kamu bawa, terutama pulpen. Pulpen digunakan untuk mengisi custom declaration di dalam pesawat, selain itu bisa digunakan untuk mengisi dokumen lainnya. Kamu yang memiliki hobi menulis atau menggambar tetap bisa kamu lakukan selama ada di Jepang. Jika kamu sedang ada di dalam kereta api jarak jauh, kamu bisa menulis puisi atau menggambar apapun yang kamu lihat. Kamu juga bisa menulis tentang tempat atau lokasi yang kamu suka, sehingga jika ada kesempatan, kamu bisa kembali ke tempat itu. Jangan lupa untuk memasukkan alat tulis ke dalam sling bag, ya.
    pulpen
  4. Perlengkapan Ibadah
    Bagi orang Muslim, membawa sarung, mukena, dan sajadah itu penting. Saat sedang berwisata di Jepang, kamu mungkin akan kesulitan menemukan mushala atau masjid. Kamu harus siap sholat di tempat umum seperti lapangan, lorong, atau di dalam transportasi umum sekalipun. Bagaimana dengan arah kiblat? Kamu tidak perlu khawatir, biasanya pihak penginapan telah memberikan tanda arah kiblat di langit-langit kamar. Jika kamu tidak menemukan arahnya, kamu bisa mengunduh muslim pro atau melihat kompas pada smartphonemu untuk mendapatkan arah kiblat yang benar. Semoga ibadahmu tidak terlewatkan ya.
    alat ibadah
  5. Plug Conversion, charger, dan power bank
    Steker di Indonesia memiliki bentuk bulat di kedua ujung atau moncongnya. Pada bagian pangkalnya dilapisi oleh plastir, hampir sama dengan tipe steker Eropa. Lalu, bagaimana dengan steker di Jepang? Steker di Jepang memiliki bentuk moncong yang pipih dengan tegangan 110 volt. Perbedaan pada steker tentunya menjadi kendala untukmu. Kamu sebaiknya membawa plug conversion berupa universal travel adaptor. Jika kamu memiliki universal travel adaptor kamu tidak perlu khawatir gadgetmu akan ‘berasap’. Universal travel adaptor ini bisa digunakan pada tegangan yang berbeda. Dengan demikian, steker dari Indonesia bisa dipakai di Jepang secara praktis dan aman. Alat ini bisa kamu beli di toko alat elektronik di Indonesia. Jangan sampai kamu menjadi kurang update karena gadgetmu kehabisan daya.  Ingat selalu untuk membawa charger smartphone dan powerbankmu.
    universal charger
  6. Bumbu dan Sambal
    Di Indonesia, kamu terbiasa untuk makan masakan dengan bumbu yang berlimpah, penuh cita rasa. Bumbu seperti merica, sambal goreng atau instan yang praktis harus kamu bawa ketika pergi ke Jepang, terutama bagi kamu yang suka masakan pedas. Di Jepang, rata-rata makanan dimasak dengan bumbu sederhana. Orang Jepang dikenal tidak suka masakan pedas, sehingga jarang ditemukan penjual sambal atau saus sambal, bahkan di restoran franchise sekalipun. Bumbu yang digunakan untuk menciptakan rasa pedas adalah wasabi, namun tidak semua orang memiliki selera terhadap wasabi. Apapun makanannya, sambal tak terlewatkan.
    sambal
  7. Indomie atau cup noodle
    Di Indonesia, makanan praktis yang menjadi favorit semua umat adalah indomie. Indomie atau pop mie bisa menjadi pengganjal perut lapar pada malam hari terutama saat kamu ada di Jepang. Bagi kamu yang muslim, sebaiknya membawa indomie atau pop mie ke Jepang karena cup noodles yang halal akan sulit ditemukan. Perjalananmu akan semakin menyenangkan jika segala sesuatunya seba praktis, hemat, dan kenyang.
    noodles
  8. Facial wash, lotion, dan tissue basah
    Tempat penginapan di Jepang biasanya menyediakan fasilitas sabun mandi, pasta gigi, dan handuk. Akan tetapi, sabun pembersih wajah tentu tidak mereka sediakan. Kamu sebaiknya membawa sabun pembersih wajahmu sendiri agar lebih hemat, selain itu sabun di Jepang belum tentu cocok dengan kulit wajahmu. Lotion kulit juga harus kamu bawa agar kulitmu tetap terjaga kelembapannya pada cuaca apapun. Selain facial wash dan lotion, tissue basah juga sebaiknya kamu bawa untuk menjaga wajah dan tubuhmu tetap fresh selama perjalanan.
    lotion
  9. Sepatu, sandal, dan kaos kaki
    Orang Jepang memang terbiasa berjalan kaki menuju stasiun kereta api atau halte bus. Kamu juga akan menjadi terbiasa berjalan kaki saat ada di Jepang, sehingga kamu disarankan untuk memakai sepatu sneakers yang nyaman. Selain itu, kamu juga harus membawa kaos kaki ganti beberapa pasang agar kakimu tidak lembap. Kaos kaki juga bisa digunakan untuk membuatmu tetap hangat saat kamu kedinginan di kamar penginapan. Kamu bisa memakai sandal untuk berjalan santai menelusuri jalan di sekitar lokasi penginapan.
  10. Aksesoris: Topi, sunglasses, dan syal
    Aksesoris memiliki fungsi tidak hanya sebagai penunjang penampilan, melainkan juga sebagai pelindung tubuh dari berbagai kondisi dan cuaca. Saat cuaca cerah, kamu bisa melengkapi penampilanmu dengan topi dan sunglasses. Syal sebaiknya juga kamu bawa untuk menghalau angin atau hembusan udara dingin.
    syal1
  11. Jaket dan sapu tangan
    Jaket bisa diandalkan untuk segala cuaca. Jika kamu merasa kedinginan di pesawat, kamar penginapan atau di tempat lain selama di Jepang, kamu bisa memakai jaketmu. Ada beberapa wisatawan yang menyarankan untuk membeli jaket di Jepang saja, akan tetapi itu mungkin berguna dan terasa lebih hemat saat kamu datang ke sana pada musim dingin. Jika kamu khawatir kulitmu akan terkena sinar matahari selama di Jepang, kamu juga bisa memakai jaketmu. Selain jaket, ada benda penting lain yang sebaiknya kamu bawa, yaitu sapu tangan. Sapu tangan biasa digunakan untuk menyeka keringat, menutup hidung dari debu, dan juga bisa digunakan untuk kondisi urgent lainnya.
    jacket 1