Menu

Ketertiban dan Keamanan

Ketertiban & Keamanan

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya tentang ‘seberapa aman kah Jepang?’ Meskipun ada yang mempertanyakan keamanan di Jepang, tetap saja negara ini dikenal aman dan tertib. Keamanan dan ketertiban di Jepang ditunjukkan melalui hal-hal berikut ini.

  • Wanita bisa jalan-jalan sendirian di malam hari.
  • Anak SD pergi-pulang dari sekolah naik kereta, terkadang bersama teman, terkadang sendirian.
  • Kamu dapat melihat orang mabuk tidur di jalan atau di bangku taman, tetapi tidak akan ada orang yang mencuri dompet atau tasnya.
  • Jika kamu kehilangan dompet atau barang berharga, jangan menyerah sebelum menemukannya. Kamu sebaiknya bertanya ke kantor pusat pelayanan atau ke kantor polisi. Ada kemungkinan kamu akan mendapatkan kembali barangmu yang hilang. Salah satu teman dari Jepang mengatakan dia telah kehilangan dompet sebanyak 6 kali. Dompet dan barang berharga seperti kartu identitas dan kartu kredit telah kembali sebanyak dua kali. Dan 4 kali dompet dan seluruh isinya serta uang tunai sejumlah lebih dari 2000 Yen kembali kepadanya.
  • Pada jalan yang gelap dan sepi, bahkan di seluruh Jepang, mesin penjual otomatis jarang ada yang dirusak.

Meskipun banyak bukti mengenai Jepang yang aman, tetapi kamu tidak boleh percaya 100%. Kasus pencurian dan pembunuhan pun merupakan hal yang biasa terjadi. Oleh karena itu, kamu harus selalu waspada, jangan pergi ke tempat-tempat berbahaya, dan segera pergi dari tempat yang suasananya membahayakan.

Berikut ini adalah tempat-tempat yang berbahaya di Jepang:

  • Di dalam kereta pada siang dan sore hari, bahkan pada kereta yang padat penumpang, ada beberapa copet. Selain copet, ada juga ‘orang mesum’ di dalam kereta yang padat tersebut. Ya, Tuhan. Pada tengah malam, khususnya di dalam kereta terakhir, kereta sepi dan ada beberapa orang yang mabu. Copet selalu menjadikan orang mabuk sebagai target.
  • Ada beberapa area kumuh di Jepang. Are kumuh yang terkenal antara lain Sanya di Tokyo, area Nishinari Airin di Osaka, dan Kotobuki cho di Yokohama Kanagawa. Orang miskin ada  yang mencari pekerjaan sehari-hari di dekat sana. Banyak orang yang melakukan perbuatan terlarang dan terjadi insiden kekerasan. Di tempat ini, orang dilarang mengambil foto, bahkan jika kamu turis. Kamu sebaiknya tidak mencari masalah dan sebaiknya memasukkan kamera ke dalam tas.
  • Kabuki cho di Shinjuku adalah kawasan hiburan terbesar di Jepang. Lokasi Roppongi di Tokyo adalah daerah yang paling terkenal dimana orang asing berkumpul dan bermain di malam hari. Ada banyak restoran terkenal, tempat hiburan, teater, klub malam, pub dan berbagai tempat hiburan lainnya. Banyak restoran , bar atau klub yang buka sampai pagi. Kabuki cho disebut ” kota yang tidak pernah tidur di Jepang “. Jika di bandingkan dengan New York, Kabuki cho dan Roppoingi masih aman, tapi kita harus hati-hati ada banyak orang ‘nakal’ di daerah tersebut .

YAKUZA MASIH ADA NGGAK SIH?

Sebelumnya kamu pasti sudah mempelajari tentang musim, spot, kekhasan, tata krama, dan etika makan di Jepang. Nah, untuk pembahasan selanjutnya ketika kamu mendengar kata “film Jepang”  apa yang biasanya terlintas dipikiranmu? Kebanyakan dari kamu menjawab “yakuza”, “samurai”, dan “doraemon”. Ada apa dengan mereka?

Samurai sudah tidak ada di zaman ini.

Doraemon sampai saat ini belum ada di dunia nyata.

Yakuza… Tenang saja. Yakuza sampai sekarang masih ada kok!!!