Menu

Kereta (Kereta Biasa, Kereta Commuter)

Jam Sibuk

Jam sibuk di Jepang berlangsung mulai pukul 7.30-9.00 pagi, beberapa kereta commuter akan menjadi sangat padat, seperti di Jakarta. Jalur Yamanote memiliki kapasitas terbanyak di Jepang dan setiap 5 menit kereta datang dan pergi. Akan tetapi, pada jam-jam sibuk, kereta yang tiba setiap 5 menit selalu padat penumpang.

Orang yang menunggu di peron kereta ingin menaiki kereta tersebut, bukan kereta berikutnya. Jika kamu ‘beruntung’, kamu akan melihat petugas pendorong penumpang. Mereka bertugas mendorong penumpang masuk ke dalam kereta sehingga pintu kereta dapat menutup.

Wah? Apa? Kamu ingin masuk ke dalam kereta itu? Oke! ini adalah peringkat terburuk di Tokyo pada tahun 2015. Selamat menikmati jam sibuk di Tokyo! 😀

 

Jalur Rasio Stasiun – Stasiun Jam

JR

Soubu Line

203%

Kinshi Chou →

Ryougoku

7:33 – 8:33

JR

Yamate Line

202%

Ueno →

Okachi Machi

8:00 – 9:00

JR

Saikyo Line

200%

Itabashi →

Ueno

7:50 – 8:50

JR

Keihin Tohoku Line

198%

Ueno →

Okachi Machi

8:00 – 9:00

Tokyo Metro

Tozai Line

197%

Kiba →

Monzen Nakacho

7:50 – 8:50

*Menurut data Kementerian Lahan, Infrastruktur, Transportasi dan Turisme.

Mesin Penjual Tiket Otomatis

Mesin penjual tiket otomatis atau loket tiket untuk kereta biasanya terletak dekat dengan gerbang masuk.

Mesin dengan panel sentuh tersebut sangat mudah digunakan. Bagi penguna pertama, tekan tombol (Bahasa inggris) di sebelah kanan layar kemudian semua menu akan berganti menjadi Bahasa Inggris.

Di atas mesin biasanya tertera peta rute perjalanan kereta beserta harga tiket. Kita dengan mudahnya dapat menemukan nama tempat tujuan dan harganya.

Mengalami kendala

Jika kamu mengalami kendala dalam menggunakan mesin tiket, telah tersedia tombolcall”. Bahkan, di beberapa stasiun kamu akan dibantu dengan gimmick yang mengejutkan. Meskipun demikian, jangan pernah mencobanya apabila tidak mengalami kendala. Silahkan kamu saksikan tayangannya melalui youtube 😀

Kartu IC

Jika kamu lebih sering menggunakan kereta ketika berada di Jepang, kami merekomendasikan kepadamu untuk membeli kartu IC kereta. Kamu membayar kartu IC secara tunai melalui mesin penjual otomatis atau loket tiket, lalu kamu dapat menggunakan kartu IC untuk pembayaran non tunai. Cukup di-tap (tempelkan) saja. Sangat mudah.

Sekitar 10 jenis kartu IC diterbitkan oleh perusahaan trnasportasi, tetapi untuk turis sebaiknya menggunakan SUICA. SUICA diterbitkan oleh JR (Japan Railway) dan kartu tersebut sepadan dengan 10 jenis kartu IC lain. Hebatnya, SUICA dapat digunakan untuk mesin penjual otomatis, KIOSK, dan restoran di dalam stasiun.

Bagi kamu yang ingin memiliki SUICA, kamu bisa datang ke kantor JR tiket di stasiun dengan membawa paspor, selain itu akan dikenakan biaya tunai untuk pembayaran pertama dan 500 Yen untuk deposit. Hanya dalam waktu 5 menit kamu akan mendapatkan SUICA yang baru. Ketika kamu mengembalikan SUICA ke kantor penjualan tiket, maka deposit 500 Yen akan dikembalikan ke kamu. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui http://www.jreast.co.jp/e/pass/suica.html

Mesin Penjual Otomatis di Stasiun

Kamu harus mencoba mesin penjual otomatis yang ada di dalam stasiun. Ada banyak mesin penjual otomatis di setiap tempat di Jepang. Tetapi, di stasiun JR terdapat mesin spesial dengan layar LCD yang lebar dengan terknologi terbaru.

Mesin ini menampilkan produk yang dianjurkan untuk pembeli. Ada kamera di dalam mesin dan terhubung ke jaringan internet. Jika pembeli di musim panas adalah seorang pemuda maka mesin ini akan merekomendasikan sebotol jus besar seperti Coca-cola atau Sprite untuk dibeli.

Lalu, jika pada musim dingin pembelinya adalah orangtua, kemungkinan mesin akan merekomendasikan teh hijau yang panas. Apa jenis minuman yang akan direkomendasikan oleh mesin ini kepadamu? Mesin tersebut merekomendasikan 3 varian minuman berenergi kepada saya. Wah, apakah saya terlihat begitu lelah? Hahaha 😀

Stand-up Udon, Soba

Di Jepang, sesungguhnya, makan dengan posisi berdiri bukanlah perilaku yang baik. Akan tetapi, bagi pengusaha yang sibuk dan para siswa yang mencari makanan siap saji, sehat dengan harga terjangkau, stand-up Udon dan stand-up Soba yang ada di stasiun menjadi solusi yang baik untuk mereka. Demikian juga dengan kami.

Dengan harga 250-500 Yen kamu dapat menikmati udon atau soba yang lezat. Biasanya ada mesin penjual tiket di depan kios. Pilih menu dan beli tiket, kemudian berikan kepada penjual. Dia akan memberikan makanan yang kamu beli dalam waktu 1 menit.

Shopping di gedung stasiun

Stasiun besar memiliki area perbelanjaan di dalam stasiun. Terkadang area stasiun terhubung dengan menara perbelanjaan milik perusahaan lain. Namun, JR juga memiliki area perbelanjaan besar bernama “ecute” dan dilengkapi dengan berbagai toko di dalamnya. Kamu dapat berbelanja dan makan sepuasnya selama setengah hari atau seharian penuh didalam stasiun.

Kereta-tepat waktu

Pada dasarnya semua kereta datang tepat waktu. Pastinya, kereta pernah mengalami sedikit gangguan, tetapi waktu penanganannya sangat cepat. Bahkan, jika kereta mengalami kendala dan terlambat selama 30 menit, dalam waktu 2 jam semua jadwal kembali normal.

Petugas stasiun selalu mengatakan “minta maaf”

Meskipun kereta hanya terlambat 1 menit, petugas stasiun mengumumkan permintaan maaf secara berulang kali melalui pengeras suara. Saya merasa sedikit ‘iba’. Hahaha. Di stasiun besar pada jam sibuk, bahkan jika tidak ada gangguan, petugas stasiun selallu mengumumkan:

“Kereta selanjutnya telah meninggalkan stasiun sebelumnya. Mohon tunggu 3 menit lagi.”

“Kereta selanjutnya akan datang setelah 4 menit, jadi tolong jangan memaksa masuk ke dalam kereta ini. Kereta berikutnya akan segera datang, tolooong.“

“Telah terjadi banyak kecelakaan. Ketika pintu telah tertutup jangan memaksa masuk ke dalam kereta. Tolong.”

Petugas stasiun menjadi seorang ahli “minta maaf dan minta perhatian.” ;-D

Keamanan dari stasiun yang ramai dijaga oleh mereka.

Eki Ben (Bento di stasiun)

Pada jalur kereta jarak jauh, di dalam peron terdapat kios ‘Eki Ben’. Bento cukup mahal harganya, yaitu sekitar 800 hingga 1200 Yen untuk satu set.

Meskipun begitu, rasanya sangat enak dengan kemasan menarik. Tidak jarang, makanan khas dari daerah tujuan atau daerah yang dilewati terdapat dalam bento. Kamu tidak perlu khawatir makan di dalam gerbong kereta atau di tempat dudukmu, bahkan jika ada penumpang lain yang marah.

Mereka mungkin tertarik dengan aroma bento dan ingin melihat isi bentomu. Tidak perlu berbagi. Hahaha. Akan tetapi, jangan lupa membuang sampah di tempat sampah yang ada di dalam kereta, ya.