Menu

Cara Membuat Paspor

Ada dua jenis  paspor yang berlaku yaitu :

  1. Paspor Biasa
  2. Paspor Elektronik (E-Passport)

E-Passport memiliki keistimewaan dibanding dengan paspor biasa. E-Passport dilengkapi dengan chip, sedangkan paspor biasa tidak ada. Dengan E-Passport kamu bebas ke negara-negara di luar Asia Tenggara tanpa menggunakan Visa. Namun, untuk saat ini hanya negara Jepang yang baru memberikan ijin bebas visa menggunakan E-passport. Untuk masa berlaku, keduanya memiliki jangka waktu berlaku yang sama yaitu 5 tahun.

e-passport

Biaya Pembuatan Paspor

Biaya membuat paspor berbeda-beda, tergantung dari jumlah halaman dan jenis paspor yang dipilih. Rincian biaya pembuatan paspor yaitu :

  1. Paspor Biasa 24 halaman               : Rp 155.000,-
  2. Paspor Biasa 48 halaman               : Rp 355.000,-
  3. Paspor Elektronik 48 halaman      : Rp 655.000,-

Cara Membuat Paspor

Untuk membuat paspor, kamu harus melengkapi syarat-syarat yang telah ditentukan. Metode pengajuannya, secara umum ada dua jalur pembuatan paspor yaitu :

  1. Walk-in (Pengajuan langsung ke Kantor Imigrasi terdekat)
  2. Online (Pengajuan melalui situs website resmi Dirjen Imigrasi).

Perbedaan utamanya hanya jenis formulir dan waktu kunjungan ke Kantor Imigrasi.

Jika kamu mengajukan permohonan Paspor Biasa, maka kamu bisa memilih 2 metode tersebut. Namun, jika kamu memilih untuk mengajukan E-Passport maka kamu harus melalui jalur Walk-in alias datang langsung ke Kantor Imigrasi.

Sementara ini, untuk pengajuan E-Passpor baru bisa dilayani di beberapa Kantor Imigrasi saja yaitu :

1.    Seluruh Kantor Imigrasi di Jakarta, yaitu :

  • Jakarta Pusat
  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Timur
  • Jakarta Barat
  • Jakarta Utara
  • Soekarno Hatta
  • Tanjung Priok

2. Kantor Imigrasi Surabaya
3. Kantor Imigrasi Batam

Berikut adalah prosedur yang harus dilakukan untuk masing-masing metode pembuatan paspor :

a.    Pembuatan Paspor via Walk-in

Buat kamu yang memilih melalui metode Walk-in, paling tidak kamu harus mendatangi kantor imigrasi sebanyak 2- 3 kali.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu ikuti :

  1. Siapkan semua dokumen yang harus dibawa sebagai persyaratan pembuatan paspor. Dokumen yang harus disiapkan yaitu :
    1.1. Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku (Asli & Copy).
    1.2. Kartu Keluarga (Asli & Copy)
    1.4. Akta Kelahiran, Akta Perkawinan atau Buku Nikah, Ijazah, atau Surat Baptis* (Asli & Copy).
    *Dokumen harus memuat nama, tanggal lahir, tempat lahir, nama orang tua
  2. Setelah seluruh dokumen lengkap, kamu bisa langsung datang ke Kantor Imigrasi terdekat. Petugas akan memberikan formulir tanpa dikenakan biaya.
  3. Lengkapi dan isi formulir tersebut sesuai dengan tata cara yang benar
  4. Setelah pengisian formulir, kamu akan dipersilahkan untuk mengambil nomor antrian sesuai dengan kuota pelayanan yang telah ditentukan.
  5. Biasanya loket dibuka oleh petugas pada pukul 07.30 WIB, tetapi disarankan untuk datang lebih pagi agar bisa mendapatkan nomor urut awal, karena setiap harinya banyak sekali orang yang datang mengajukan permohonan paspor, bahkan mereka sudah antri mengambil nomor antrian sejak pukul 05.30.
  6. Silahkan tunggu sampai nomor antrian dipanggil/dilayani untuk melanjutkan ke proses pengambilan foto, sidik jari dan wawancara.
  7. Petugas akan melakukan pemeriksaan dokumen persyaratan terkait keabsahan dan kebenaran identitas, kemudian dilanjutkan dengan submit data dan pemindaian dokumen oleh petugas.
  8. Setelah itu, petugas akan melakukan wawancara, pengambilan foto dan sidik jari. Lalu, dilanjutkan ke proses verifikasi dokumen pada sistem.
  9. Petugas akan memberikan bukti permohonan paspor untuk agar kamu bisa melakukan pembayaran.
  10. Untuk pengajuan di Kantor Imigrasi Kelas I & II, kamu bisa langsung melakukan pembayaran di tempat dengan menggunakan mesin EDC BNI. Jadi, untuk pemegang debit BNI, kamu bisa langsung melakukan pembayaran di tempat. Untuk yang bukan pemegang debit BNI, kamu bisa melakukan pembayaran langsung via teller ke Bank BNI terdekat.
  11. Jika sudah melakukan pembayaran, silahkan kembali ke kantor Imigrasi untuk menyerahkan bukti pembayaran. Kemudian, petugas akan memberikan bukti pengambilan paspor.
  12. Pengambilan paspor bisa dilakukan dalam 4 hari kerja atau sesuai dengan tanggal yang ditetapkan oleh petugas pada saat kamu menyerahkan bukti pembayaran. Jangan lupa untuk membawa bukti pengambilan paspor ya, karena itu harus diperlihatkan kembali ke petugas.
  13. Jika kamu berhalangan datang saat tanggal pengambilan paspor, maka pengambilannya dapat diwakilkan oleh anggota keluarga yang berada dalam satu Kartu Keluarga (KK).

b. Pembuatan Paspor via Online

Buat kamu yang memilih untuk melakukan pengajuan permohonan paspor melalui jalur online, kamu cukup mendatangi kantor imigrasi sekali saja. Hal tersebut karena seluruh pengisian data pada formulir dilakukan secara online.

Berikut adalah prosedur jika kamu memilih jalur online dalam mengajukan permohonan paspor :

  1. Siapkan seluruh dokumen sebagai persyaratan pengajuan paspor. Dokumen yang diperlukan adalah sama dengan dokumen via jalur walk-in. Hanya saja kamu perlu melakukan scan untuk semua dokumen tersebut kemudian edit menjadi jpeg* type.
  2. Setelah semua dokumen berhasil kamu scan, kamu bisa langsung mengajukan permohonan paspor online melalui situs resmi Dirjen Imigrasi www.imigrasi.go.id 
  3. Kamu bisa pilih menu layanan paspor online untuk memulai pengajuan paspor, kemudian pilih pra permohonan personal.
  4. Pada halaman tersebut kamu diharuskan mengisi seluruh formulir dengan data yang benar dan sesuai serta meng-upload seluruh berkas yang sebelumnya sudah di-scan. Pastikan seluruh data yang kamu submit sudah benar dan tidak ada kesalahan huruf maupun angka. Silahkan ikuti seluruh petunjuk pengisian formulir sampai selesai.
  5. Jika sudah mengisi seluruh formulir, maka kamu harus melakukan pembayaran ke Bank BNI. Untuk pemegang debit BNI, pembayaran bisa dilakukan langsung melalui mesin ATM BNI terdekat. Jika bukan pemegang debit BNI, maka kamu diharuskan untuk melakukan setor tunai via teller.
  6. Simpan bukti pembayaran untuk kemudian dibawa pada saat proses verifikasi berkas, wawancara serta pengambilan foto dan sidik jari.
  7. Print out tanda terima pembayaran yang sudah dikirimkan ke email kamu pada saat melakukan pengisian formulir.
  8. Silahkan datang ke Kantor Imigrasi sesuai dengan tanggal yang telah dipilih pada saat pengisian formulir. Jangan lupa untuk membawa semua berkas (asli), bukti pembayaran dan tanda terima pembayaran sebagai persyaratan kelengkapan dokumen.
  9. Selanjutnya kamu bisa mengambil nomor antrian pemohon online sesuai dengan kuota pelayanan yang disediakan. Tunggu sampai nomor antrian kamu dipanggil/dilayani oleh petugas.
  10. Proses selanjutnya adalah sama dengan metode walk-in yaitu verifikasi berkas serta pengambilan foto dan sidik jari.
  11. Setelah semuanya selesai, kamu akan diberikan bukti pengambilan paspor.
  12. Paspor baru dapat diambil sekitar 4 hari kerja setelahnya, atau sesuai dengan tanggal yang ditetapkan petugas. Jangan lupa untuk membawa bukti pengambilan paspor pada saat kamu datang untuk mengambil.
  13. Jika kamu berhalangan datang saat tanggal pengambilan paspor, maka pengambilannya dapat diwakilkan oleh anggota keluarga yang berada dalam satu kartu keluarga (KK).

Gimana? cukup jelas kan? semangat yaaa…

Komentar

Komentar